Skip to main content

Karantina Musnahkan 4 Ton Bawang Merah Mengandung Nematoda

 Badan Karantina Indonesia (Barantin) di Wilayah Unit Pelaksana Teknis Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan Kepulauan Riau (Karantina Kepri) memusnahkan 4 ton bawang merah yang ditangkap oleh Badan Keamanan Laut (Bakamla) pada 2 Agustus lalu di Perairan Barat Pulau Galang, Provinsi Kepulauan Riau saat melakukan Operasi Patroli Bersama Yudhistira-II/25. Komoditas tersebut dilalulintaskan tanpa dokumen karantina, tidak dilaporkan ke petugas karantina dan tidak melalui tempat pengeluaran yang ditetapkan.

Pemusnahan Bawang Merah Tangkapan Bakamla

“Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium Karantina, bawang merah tersebut terdeteksi mengandung Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) berupa nematoda yaitu Rhabdolaimus terrestris, Chilophacus sp, Aphelenchus avenae, dan Prismatolaimus intermedius,” ungkap Herwintarti, Kepala Karantina Kepri.

Menurutnya, nematoda tersebut bisa merusak bagian akar dan jaringan tanaman sehingga bisa membuat pertumbuhan tanaman abnormal, seperti tunas mati, batang dan daun mengkerut. Ia menjelaskan bahwa saat diperiksa, pemilik barang atau ABK kapal sengaja mengelabui petugas dengan mengemasi bawang menggunakan karung, juga diletakkan pada area yang sulit dijangkau di kapal.

Herwintarti menjelaskan, bahwa pemilik telah melanggar Pasal 35 UU No. 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan yaitu setiap orang yang mengeluarkan media pembawa dari suatu Area ke Area lain di dalam wilayah NKRI wajib melengkapi sertifikat Kesehatan dari tempat pengeluaran, melaporkan dan menyerahkan media pembawa kepada pejabat Karantina, sehingga pemilik dapat dipidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan pidana denda paling banyak 2 miliar rupiah.

“Tindakan karantina pemusnahan dilakukan dengan cara dikubur. Sebelum dikubur, seluruh bawang disiram cairan pembusuk agar cepat terurai di tanah sekaligus menghindari kemungkinan ada pihak yang tidak bertanggungjawab mengambil kembali komoditas tersebut,” imbuhnya saat malakukan pemusnahan di Pelabuhan Pintu 5, Jembatan 2 Barelang, Batam pada Jumat (15/8).

Ia juga berterima kasih pada Bakamla yang telah mendukung penegakan peraturan karantina. Ia mengharapkan terus dukungan, koordinasi dan komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk turut serta mendukung penegakan aturan karantina demi kelestarian dan perlindungan sumber daya alam hayati di wilayah Kepulauan Riau maupun Indonesia. Herwintarti juga menghimbau masyarakat agar melaporkan ke petugas karantina setiap akan melalulintaskan hewan, ikan, tumbuhan serta produknya. Juga melaporkan pada petugas karantina jika mengetahui atau mencurigai adanya lalu lintas komoditas ilegal.

Turut hadir dalam pemusnahan Bambang, Deputi Karantina Tumbuhan Barantin, Unit Penegakan Hukum Bakamla RI, Walikota Batam/Kepala BP Batam, Kepala Zona Bakamla Barat, Komandan Kodaeral IV, KOREM 033/Wira Pratama, KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam, Kabinda Kepulauan Riau, KSOP Khusus Batam, Pangkalan Bakamla Batam, Direktur Lalu Lintas dan Penanaman Modal BP Batam, Pangkalan PSDKP Batam, Kejaksaan Negeri Batam, Komandan Denpom 1/6 Batam, Korwas PPNS Ditreskrimsus Polda Kepri dan Lurah Pulau Setokok.

Comments

Popular posts from this blog

Pengertian Animisme, Dinamisme, Politeisme, Monoteisme dan Henoteisme

Inilah Pengertian Animisme, Dinamisme, Politeisme, Monoteisme dan Henoteisme Dinamisme adalah kepercayaan pada kekuatan gaib yang misterius. Tujuan beragama pada dinamisme adalah untuk mengumpulkan kekuatan gaib atau mana (dalam bahasa ilmiah) sebanyak mungkin. Animisme adalah agama yang mengajarkan bahwa tiap-tiap benda, baik yang beryawa maupun tidak bernyawa mempunyai roh. Tujuan beragama dalam Animisme adalah mengadakan hubungan baiik dengan roh-roh yang ditakuti dan dihormati itu dengan senantiasa berusaha menyenangkan hati mereka. Politeisme adalah kepercayaan kepada dewa-dewa. Tujuan beragama dalam politeisme bukan hanya memberi sesajen atau persembahan kepada dewa-dewa itu, tetapi juga menyembah dan berdoa kepada mereka untuk menjauhkan amarahnya dari masyarakat yang bersangkutan. Henoteisme adalah paham tuhan nasional. Paham yang serupa terdapat dalam perkembangan keagamaan masyarakat yahudi. Monotheisme adalah faham yang meyakini Tuhan itu tunggal dan personal, yang sang...

18 Manfaat Madu Campur Jahe, dan Cengkeh

Madu merupakan anugerah dari Allah SWT Tuhan semesta alam yang dipersembahkan alam untuk kebaikan dan kesehatan serta manfaat untuk manusia. Madunya baik untuk kesehatan, lebahnya pun membantu penyerbukan tanaman, sehingga fungsi ini memang benar-benar sebuah anugerah dari Tuhan untuk keberlanjutan kehidupan. Sebagaimana diketahui, sejak zaman dahulu madu dikenal sebagai bahan alami untuk menjaga kesehatan dan stamina, oleh tabib dan para ahli kesehatan.  Madu Klanceng Asli Mengkonsumsi madu merupakan salah satu sunah rasullah untuk menjaga kesehatan. berikut ini adalah manfaat madu yang di mix atau dicampur dengan rempah-rempah asli indonesia, seperti Jahe dan Cengkeh. Manfaat Mencampur Madu, Cengkeh dan Jahe Meningkatkan Imunitas Membantu melawan virus dan bakteri secara alami, terutama saat musim dingin dan flu. Meningkatkan Pencernaan Jahe dan cengkeh merangsang air liur, empedu, dan cairan lambung untuk mendukung pencernaan yang lebih lancar. Mengatasi Batuk dan Pilek Aksi ant...

Karantina Perketat Pengawasan Pemasukan Hewan Kurban di Wilayah Kepri

Menjelang Iduladha 1447 Hijriah, Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kepulauan Riau (Karantina Kepri) memperketat pengawasan hewan kurban di seluruh tempat pemasukan di wilayah Kepulauan Riau.  Langkah ini untuk memastikan hewan kurban yang masuk dalam kondisi sehat, aman, dan bebas dari Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) seperti penyakit mulut dan kuku (PMK), kulit berbenjol atau _Lumpy Skin Disease_ (LSD), dan Jembrana. Kepala Karantina Kepri, Hasim, mengatakan pengawasan lalu lintas hewan kurban menjadi perhatian khusus, karena Kepulauan Riau merupakan wilayah strategis perbatasan negeri dengan mobilitas komoditas yang cukup tinggi. “Kepri merupakan wilayah strategis perbatasan dengan aktivitas lalu lintas komoditas yang tinggi. Karena itu, pengawasan terus kami lakukan untuk memastikan seluruh hewan kurban yang masuk sehat, bebas penyakit, dan tentunya memenuhi persyaratan karantina,” ujar Hasim dalam siaran pers di Batam, K...