Skip to main content

Karantina Petakan Jenis Ikan Invasif, Seperti Arapaima

Kegiatan Pemetaan Sebaran Jenis Ikan Bersifat Invasif (JABI) di Kota Pagar Alam dan Kota Lubuk Linggau melibatkan Dinas Perikanan terkait, serta penyuluh perikanan setempat.


Pemetaan JABI dilakukan dengan meninjau secara langsung toko Ikan Hias yang ada di Kota Pagar Alam dan Lubuk Linggau.


Kegiatan dimulai dengan melakukan wawancara kepada penjual, mendata dan meniventarisir jenis-jenis ikan invasif, menelusuri asal usul ikan tersebut, serta melakukan sosialisasi kepada penjual ikan terkait jenis-jenis ikan invasive yang dilarang ataupun ikan berbahaya yang dapat mengancam kelestarian keanekaragaman hayati ikan asli Indonesia.


Berdasarkan hasil inventarisasi yang dilakukan pada Pemetaan Sebaran JABI ini ditemukan 3 jenis Jenis ikan invasif di Pagar Alam yaitu Ikan Aligator gar, Piranha, dan Sapu-sapu sedangkan di Lubuk Linggau ditemukan sebanyak 5 jenis ikan invasif yaitu ikan Red Devil, Aligator gar, Chana argus, Gold Saum, dan Sapu-sapu.


Dalam kesempatan berbeda Kostan Manalu sampaikan bahwa masih terdapatnya masyarakat dan para Hobiis yang menjual ikan hias yang bersifat invasif, khususnya ikan predator yang berbahaya seperti ikan piranha, dan alligator gar. 


Hal ini tentunya dapat mengancam kelestarian dan keanekaragaman hayati ikan asli Indonesia apalagi jika sampai terlepas dan masuk kedalam perairan umum oleh karena itu melalui kegiatan Pemetaan Sebaran JAB yang dilakukan oleh karantina Sumsel merupakan upaya untuk memetakan, mengiventarisir, mencegah dan mensosialisasikan larangan pemasukan/pengeluaran, pembudidayaan, peredaraan dan pengeluaran jenis ikan yang membahayakan dan/atau merugikan.

Comments

Popular posts from this blog

Pengertian Animisme, Dinamisme, Politeisme, Monoteisme dan Henoteisme

Inilah Pengertian Animisme, Dinamisme, Politeisme, Monoteisme dan Henoteisme Dinamisme adalah kepercayaan pada kekuatan gaib yang misterius. Tujuan beragama pada dinamisme adalah untuk mengumpulkan kekuatan gaib atau mana (dalam bahasa ilmiah) sebanyak mungkin. Animisme adalah agama yang mengajarkan bahwa tiap-tiap benda, baik yang beryawa maupun tidak bernyawa mempunyai roh. Tujuan beragama dalam Animisme adalah mengadakan hubungan baiik dengan roh-roh yang ditakuti dan dihormati itu dengan senantiasa berusaha menyenangkan hati mereka. Politeisme adalah kepercayaan kepada dewa-dewa. Tujuan beragama dalam politeisme bukan hanya memberi sesajen atau persembahan kepada dewa-dewa itu, tetapi juga menyembah dan berdoa kepada mereka untuk menjauhkan amarahnya dari masyarakat yang bersangkutan. Henoteisme adalah paham tuhan nasional. Paham yang serupa terdapat dalam perkembangan keagamaan masyarakat yahudi. Monotheisme adalah faham yang meyakini Tuhan itu tunggal dan personal, yang sang...

18 Manfaat Madu Campur Jahe, dan Cengkeh

Madu merupakan anugerah dari Allah SWT Tuhan semesta alam yang dipersembahkan alam untuk kebaikan dan kesehatan serta manfaat untuk manusia. Madunya baik untuk kesehatan, lebahnya pun membantu penyerbukan tanaman, sehingga fungsi ini memang benar-benar sebuah anugerah dari Tuhan untuk keberlanjutan kehidupan. Sebagaimana diketahui, sejak zaman dahulu madu dikenal sebagai bahan alami untuk menjaga kesehatan dan stamina, oleh tabib dan para ahli kesehatan.  Madu Klanceng Asli Mengkonsumsi madu merupakan salah satu sunah rasullah untuk menjaga kesehatan. berikut ini adalah manfaat madu yang di mix atau dicampur dengan rempah-rempah asli indonesia, seperti Jahe dan Cengkeh. Manfaat Mencampur Madu, Cengkeh dan Jahe Meningkatkan Imunitas Membantu melawan virus dan bakteri secara alami, terutama saat musim dingin dan flu. Meningkatkan Pencernaan Jahe dan cengkeh merangsang air liur, empedu, dan cairan lambung untuk mendukung pencernaan yang lebih lancar. Mengatasi Batuk dan Pilek Aksi ant...

Pemasukan Produk Tumbuhan Ilegal Dimusnahkan Karantina Kepri

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantin Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kepulauan Riau (Karantina Kepri) melakukan pemusnahan 1 koper travel bag durian kupas yang dibawa oleh penumpang dari luar negeri melalui Pelabuhan Harbourbay, juga produk tumbuhan lainnya seperti cabe kering, kacang hijau kupas, kapulaga, jahe kering, bawang merah, bawang putih yang dibawa oleh penumpang asal Malaysia di Bandara Hang Nadim.  Komoditas sebanyak 61,85 kg tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar di insenerator karantina pada Selasa (23/12) di Sekupang, Batam. Hasim, Kepala Karantina Kepri menjelaskan “Bagi karantina, komoditas yang ditahan tidak melihat dari segi jumlah. Meskipun sedikit, komoditas tersebut memiliki risiko yang sama, yaitu bisa membawa hama dan penyakit yang bisa saja berbahaya untuk sektor pertanian, perkebunan maupun perikanan kita,” Menurutnya semua komoditas tersebut harus memenuhi persyaratan karantina untuk memastikan dan menjamin kesehatannya. Ia menambahkan ...