Skip to main content

Daging Sapi Tanpa Dokumen ditahan Petugas

295 kilogram daging sapi segar asal Sanana, Kepulauan Sula yang diangkut oleh KM. SR masuk ke Luwuk tanpa dilengkapi  dokumen sertifikat karantina dari daerah asal ditahan oleh petugas di Luwuk Banggai, Palu.




Kepala Wilayah Kerja Luwuk, Sri Rahayu menuturkan, "setiba kapal tersebut sandar, Karantina bersama Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan (KP3) Kepolisian Pelabuhan Rakyat Luwuk langsung melakukan pemeriksaan di alat angkut tersebut"


"kroscek langsung kami lakukan bersama KP3 Pelabuhan Rakyat Luwuk untuk memastikan ada tidaknya pemasukan daging tersebut," ujarnya.


Dari hasil pemeriksaan benar ada ditemukan daging yang menjadi target berdasarkan informasi yang diperoleh sebelumnya. Pemilik keberatan dagingnya ditahan namun aturan tetap dijalankan sesuai UU No. 21 tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan.


Selanjutkan 295 kilogram daging sapi ini ditahan dan diberikan waktu 3 hari kerja kepada pemilik untuk dapat melengkapi sertifikat karantina.


Sertifikat karantina dari daerah asal merupakan jaminan kesehatan produk hewan, untuk konsumsi masyarakat dan bagian upaya pencegahan penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).


Kepala Karantina Pertanian Palu, Amril secara terpisah mengatakan, "Sudah kami instruksikan agar jalankan standar operasional prosedur (SOP) dalam penahanan dan kami himbau agar masyarakat dapat patuh karantina dalam melalulintaskan komoditas hewan dan tumbuhan sesuai UU No. 21 tahun 2019,"


#PengantatInformasiTerpercaya


#PatuhKarantina

#KarantinaPertanianPalu

Comments

Popular posts from this blog

Pengertian Animisme, Dinamisme, Politeisme, Monoteisme dan Henoteisme

Inilah Pengertian Animisme, Dinamisme, Politeisme, Monoteisme dan Henoteisme Dinamisme adalah kepercayaan pada kekuatan gaib yang misterius. Tujuan beragama pada dinamisme adalah untuk mengumpulkan kekuatan gaib atau mana (dalam bahasa ilmiah) sebanyak mungkin. Animisme adalah agama yang mengajarkan bahwa tiap-tiap benda, baik yang beryawa maupun tidak bernyawa mempunyai roh. Tujuan beragama dalam Animisme adalah mengadakan hubungan baiik dengan roh-roh yang ditakuti dan dihormati itu dengan senantiasa berusaha menyenangkan hati mereka. Politeisme adalah kepercayaan kepada dewa-dewa. Tujuan beragama dalam politeisme bukan hanya memberi sesajen atau persembahan kepada dewa-dewa itu, tetapi juga menyembah dan berdoa kepada mereka untuk menjauhkan amarahnya dari masyarakat yang bersangkutan. Henoteisme adalah paham tuhan nasional. Paham yang serupa terdapat dalam perkembangan keagamaan masyarakat yahudi. Monotheisme adalah faham yang meyakini Tuhan itu tunggal dan personal, yang sang...

18 Manfaat Madu Campur Jahe, dan Cengkeh

Madu merupakan anugerah dari Allah SWT Tuhan semesta alam yang dipersembahkan alam untuk kebaikan dan kesehatan serta manfaat untuk manusia. Madunya baik untuk kesehatan, lebahnya pun membantu penyerbukan tanaman, sehingga fungsi ini memang benar-benar sebuah anugerah dari Tuhan untuk keberlanjutan kehidupan. Sebagaimana diketahui, sejak zaman dahulu madu dikenal sebagai bahan alami untuk menjaga kesehatan dan stamina, oleh tabib dan para ahli kesehatan.  Madu Klanceng Asli Mengkonsumsi madu merupakan salah satu sunah rasullah untuk menjaga kesehatan. berikut ini adalah manfaat madu yang di mix atau dicampur dengan rempah-rempah asli indonesia, seperti Jahe dan Cengkeh. Manfaat Mencampur Madu, Cengkeh dan Jahe Meningkatkan Imunitas Membantu melawan virus dan bakteri secara alami, terutama saat musim dingin dan flu. Meningkatkan Pencernaan Jahe dan cengkeh merangsang air liur, empedu, dan cairan lambung untuk mendukung pencernaan yang lebih lancar. Mengatasi Batuk dan Pilek Aksi ant...

Pemasukan Produk Tumbuhan Ilegal Dimusnahkan Karantina Kepri

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantin Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kepulauan Riau (Karantina Kepri) melakukan pemusnahan 1 koper travel bag durian kupas yang dibawa oleh penumpang dari luar negeri melalui Pelabuhan Harbourbay, juga produk tumbuhan lainnya seperti cabe kering, kacang hijau kupas, kapulaga, jahe kering, bawang merah, bawang putih yang dibawa oleh penumpang asal Malaysia di Bandara Hang Nadim.  Komoditas sebanyak 61,85 kg tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar di insenerator karantina pada Selasa (23/12) di Sekupang, Batam. Hasim, Kepala Karantina Kepri menjelaskan “Bagi karantina, komoditas yang ditahan tidak melihat dari segi jumlah. Meskipun sedikit, komoditas tersebut memiliki risiko yang sama, yaitu bisa membawa hama dan penyakit yang bisa saja berbahaya untuk sektor pertanian, perkebunan maupun perikanan kita,” Menurutnya semua komoditas tersebut harus memenuhi persyaratan karantina untuk memastikan dan menjamin kesehatannya. Ia menambahkan ...