Kepulauan Riau (Kepri) memastikan komoditas perikanan yang diekspor dari wilayah Kepulauan Riau memenuhi standar kesehatan dan mutu negara tujuan. Melalui Satuan Pelayanan Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang, sebanyak 759,45 kg ikan segar diberangkatkan menuju Australia dengan nilai ekonomis mencapai Rp118 juta. Sabtu (7/3)
Komoditas yang dikirim terdiri dari 503,05 kg fresh goldband snapper H&G, 175,70 kg fresh goldband snapper fillet skin on, 31,65 kg fresh goldband snapper fillet skin off, 23,70 kg fresh parrot fillet skin on, serta 25,35 kg fresh coral trout whole.
Pengiriman ini merupakan ekspor kedua ikan segar jenis angoli dan kerapu dengan penambahan komoditas baru yaitu ikan kakatua (parrot fish) yang turut meramaikan ekspor ke pasar Australia.
Sebelum diberangkatkan, petugas Karantina Kepri melakukan serangkaian tindakan karantina untuk menjamin kesehatan komoditas. Pemeriksaan fisik, dokumen serta uji organoleptik dan pengujian RSIVD (Red Sea Bream Iridovirus Disease) dilakukan guna memastikan ikan yang dilalulintaskan dalam kondisi aman, sehat, dan bermutu serta memenuhi persyaratan negara tujuan.
Selain itu, proses ekspor telah dilakukan melalui sistem Single Submission – Quarantine and Customs (SSm-QC) yang terintegrasi untuk mempercepat layanan dan memastikan kelancaran proses ekspor.
Kepala Karantina Kepri, Hasim menyampaikan bahwa peran karantina sangat penting dalam menjaga kualitas komoditas sebelum memasuki pasar global.
“Setiap komoditas perikanan yang akan diekspor wajib melalui tindakan karantina. Kami memastikan ikan yang dikirim telah memenuhi persyaratan kesehatan dan mutu sehingga dapat diterima oleh negara tujuan,” ujarnya.
Ekspor ikan segar ini juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah dan dilepas langsung oleh Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad yang diwakili oleh Ketua TP PKK Kepri, Dewi Kumalasari Ansar sebagai bentuk komitmen mendorong peningkatan ekspor komoditas unggulan daerah ke pasar internasional.
Melalui sinergi antara karantina dengan pemerintah daerah, pelaku usaha dan instansi terkait, diharapkan ekspor komoditas perikanan dari Kepulauan Riau terus meningkat serta mampu memperkuat daya saing komoditas perikanan Indonesia di pasar internasional. Karantina juga terus berkomitmen memastikan setiap komoditas yang dilalulintaskan memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan negara tujuan.

Comments
Post a Comment
Silahkan Komentar untuk Blog Antar Berita